PARAMETERTODAY.COM, Samosir -Masyarakat Samosir calon penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sedang berharap kerja nyata dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir yaitu penataan kawasan kumuh dan bedah rumah.
Adapun harapan tersebut adalah sesuai dengan apa yang disampaikan Menteri PKP saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir pada tanggal 25 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut rombongan Menteri didampingi Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan unsur Forkopimda yang lain.
Kunjungan kerja Menteri PKP tersebut memberi angin segar bagi masyarakat Samosir khususnya calon penerima bantuan.
Tak hanya itu, melalui kolaborasi tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir juga memperoleh program penataan kawasan kumuh. Program penataan kawasan Kumuh tersebut meliputi pembangunan jalan lingkungan, drainase, septic tank, tembok penahan tanah, paving blok, penyediaan tong sampah, penataan kawasan pemukiman, hingga pemasangan lampu jalan.
Dalam kesempatan tersebut Menteri PKP menegaskan agar program tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Disamping itu Menteri menyampaikan bahwa pekerjaan fisik direncanakan dimulai pada Mei 2026 dan dapa dituntaskan hingga tiga tahun kedepan.
Pada tanggal 10 Juli 2026 reporter parametertoday.com mencoba menelusuri ke lapangan yaitu Lumban Sinaga, Dusun III, Desa Tomok. Salah satu lokasi yang dikunjungi Menteri PKP dan rombongan. Namun belum ditemukan adanya aktifitas pembangunan/bedah rumah dilokasi tersubut. Beberapa masyarakat setempat yang dimintai keterangannya enggan untuk menjawab. Dengan nada pesimis mereka hanya bilang tanyakan kepada pejabat yang bersangkutan.(Uji)


