Minggu, Juli 12, 2026
Google search engine
More
    BerandaNusantaraPendirian Bangunan di Bantaran Sungai Binanga Bulu Dipertanyakan Warga

    Pendirian Bangunan di Bantaran Sungai Binanga Bulu Dipertanyakan Warga

    PARAMETERTODAY.COM, Samosir -Aktivitas pembangunan di tepi Sungai Binanga Bulu, Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, mengundang pertanyaan dari masyarakat. Lokasi pembangunan tersebut berada di Jalan Raya Pangururan-Simanindo

    Berdasarkan pantauan parametertoday.com di lokasi, (11/7/2026), sejumlah pekerja terlihat melakukan pengerjaan pembangunan tembok penahan serta penimbunan lahan yang berada sangat dekat dengan tepi Sungai.

    Dari hasil pengamatan di lapangan, lebar aliran sungai yang tersisa diperkirakan hanya sekitar dua meter. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga terkait fungsi sungai serta potensi risiko bencana di kemudian hari.

    Warga mempertanyakan apakah pembangunan seperti ini diperbolehkan. Lokasinya sangat dekat dengan sungai. Jangan sampai menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

    Warga berharap pemerintah dan instansi terkait turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap izin legalitas pembangunan maupun kesesuaiannya dengan ketentuan garis sempadan sungai.

    Masyarakat juga berharsp Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Samosir, Dinas Lingkungan Hidup, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

    Merujuk Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau, kawasan sempadan sungai merupakan area perlindungan yang bertujuan menjaga kelestarian fungsi sungai, mencegah kerusakan lingkungan, serta mengurangi risiko bencana.

    Warga khawatir apabila pembangunan dilakukan tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku, maka dapat berdampak pada meningkatnya potensi banjir akibat berkurangnya ruang tampung sungai, risiko erosi dan longsor pada tebing sungai, terganggunya fungsi ekologis sungai, serta berkurangnya daerah resapan air di kawasan bantaran.

    “Harapan kami, penegakan aturan terkait sempadan sungai dapat dilakukan secara konsisten oleh pemerintah,” kata warga lainnya.

    Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan perihal pemilik bangunan tersebut. Namun hingga saat ini, identitas pemilik bangunan masih dalam tahap penelusuran

    Pemerintah Kabupaten Samosir diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada publik terkait status pembangunan tersebut, termasuk memastikan apakah kegiatan itu telah mengantongi izin dan sesuai dengan ketentuan tata ruang serta aturan sempadan Sungai.

    Hingga berita ini diturunkan, parametertoday.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, di antaranya Dinas PUPR Kabupaten Samosir, Dinas Lingkungan Hidup, BWS Sumatera II, serta melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai kepemilikan bangunan, status lahan, perizinan, dan kesesuaian kegiatan tersebut dengan ketentuan sempadan Sungai Binanga Bulu, Samosir, (11/07/2026).

    Aktivitas pembangunan di tepi Sungai Binanga Bulu, Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, mengundang pertanyaan dari masyarakat. Lokasi pembangunan tersebut berada di Jalan Raya Pangururan-Simanindo

    Berdasarkan pantauan parametertoday.com di lokasi, (11/7/2026), sejumlah pekerja terlihat melakukan pengerjaan pembangunan tembok penahan serta penimbunan lahan yang berada sangat dekat dengan tepi Sungai.

    Dari hasil pengamatan di lapangan, lebar aliran sungai yang tersisa diperkirakan hanya sekitar dua meter. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga terkait fungsi sungai serta potensi risiko bencana di kemudian hari.

    Warga mempertanyakan apakah pembangunan seperti ini diperbolehkan. Lokasinya sangat dekat dengan sungai. Jangan sampai menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

    Warga berharap pemerintah dan instansi terkait turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap izin legalitas pembangunan maupun kesesuaiannya dengan ketentuan garis sempadan sungai.

    Masyarakat juga berharsp Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Samosir, Dinas Lingkungan Hidup, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

    Merujuk Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau, kawasan sempadan sungai merupakan area perlindungan yang bertujuan menjaga kelestarian fungsi sungai, mencegah kerusakan lingkungan, serta mengurangi risiko bencana.

    Warga khawatir apabila pembangunan dilakukan tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku, maka dapat berdampak pada meningkatnya potensi banjir akibat berkurangnya ruang tampung sungai, risiko erosi dan longsor pada tebing sungai, terganggunya fungsi ekologis sungai, serta berkurangnya daerah resapan air di kawasan bantaran.

    “Harapan kami, penegakan aturan terkait sempadan sungai dapat dilakukan secara konsisten oleh pemerintah,” kata warga lainnya.

    Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan perihal pemilik bangunan tersebut. Namun hingga saat ini, identitas pemilik bangunan masih dalam tahap penelusuran

    Pemerintah Kabupaten Samosir diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada publik terkait status pembangunan tersebut, termasuk memastikan apakah kegiatan itu telah mengantongi izin dan sesuai dengan ketentuan tata ruang serta aturan sempadan Sungai.

    Hingga berita ini diturunkan, parametertoday.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, di antaranya Dinas PUPR Kabupaten Samosir, Dinas Lingkungan Hidup, BWS Sumatera II, serta melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai kepemilikan bangunan, status lahan, perizinan, dan kesesuaian kegiatan tersebut dengan ketentuan sempadan Sungai Binanga Bulu. (Uji)

    RELATED ARTICLES

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -
    Google search engine

    Most Popular

    Recent Comments