PARAMETERTODAY.COM, Samosir -Trail of The King (ToTK) merupakan salah satu agenda tahunan dari Horas Samosir Fiesta (HSF) yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Samosir tepatnya saat peringatan hari jadi Kabupaten Samosir yang ke 22.
Pada acara Konfrensi Pers pada Kamis, 21 Mei 2026 di Aula Kantor Bupati Samosir telah disampaikan bahwa pelaksanaan event tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 12 – 14 Juni 2026.
Adapun tujuan dari event tersebut adalah sebagai upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir dalam hal ini Dinas Budaya dan Pariwisata Samosir meningkatkan Industri Pariwisata, dengan harapan bahwa melalui momen tersebut kunjungan Wisata ke Kabupaten Samosir makin meningkat.
Kepala Bidang Promosi Disbudpar Kabupaten Samosir, Shanny Nainggolan, saat konferensi pers menyampaikan pelaksanaan Event TOTK by UTMB 2026 yang akan digelar di Kabupaten Samosir. Konferensi pers tersebut turut dihadiri Asisten II Pemkab Samosir Hotraja Sitanggang, Kadis Kominfo Samosir Immanuel Sitanggang, Kabid Promosi Disbudpar Samosir Shanny Nainggolan, serta pihak event organizer (EO) yakni Rudi dan Ebet.
Menurut Shanny pelaksanaan Festival Danau Toba memiliki mekanisme pendanaan bersumber dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sementara Pemerintah Kabupaten Samosir berperan sebagai tuan rumah.
Untuk pelaksanaan ToTK by UTMB 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah ajang lari lintas alam internasional yang masuk dalam kalender event internasional dan HSF, yang akan diikuti pelari dari 34 negara.
Asisten II Pemkab Samosir, Hotraja Sitanggang, menyampaikan jumlah peserta yang telah mendaftar menembus seribu orang dan berasal dari berbagai negara di Asia, Eropa hingga Amerika. Menurut keterangan panitia total peserta pendaftar mencapai 1.000 pelari dari 34 negara.
Terpilihnya Samosir sebagai tuan rumah ToTK tersebut merupakan anugrah yang patut disyukuri. Namun bagi sebagian kalangan bahwa penunjukan Samosir sebagai tuan rumah ToTK menyisakan pertanyaan yang menjadi koreksi bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir.
“Sesulit apakah pelaksanaan ajang Trail of The King tersebut samapai pelaksana atau Event Organizer (EO) nya tidak bisa dari pelaku bisnis dari Kabupaten Samosir.
Kedepannya untuk pelaksanaan event ToTK tahun 2027 Pemkab Samosir diharapkan ambil peran penting dalam penentuan EO. Alangkah baiknya jika panitia pelaksana ataupun EO dari pelaku bisnis yang ada di Samosir.
Jangan lagi terulang EO dari luar Samosir seperti tahun 2025 dan tahun 2026 ini. Saatnya masyarakat Samosir berperan untuk kemajuan daerahnya sendiri. (Uji)


