Minggu, September 20, 2026
Google search engine
More
    BerandaNusantaraGERAK CEPAT! Bus Terjun 8 Meter di Sianjur Mula-mula, Polres Samosir Selamatkan...

    GERAK CEPAT! Bus Terjun 8 Meter di Sianjur Mula-mula, Polres Samosir Selamatkan 26 Korban Terjebak

    PARAMETERTODAY.COM, Samosir -Detik-detik mencekam terjadi di Jalan Lintas Desa Boho, Dusun I, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Samosir. Sebuah bus penumpang bernopol Z 7763 NE terjun bebas sedalam 8 meter ke depan rumah warga, Sabtu (19/9/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

    Bus yang dikemudikan KW (43), warga Kisaran, itu membawa 29 penumpang dari arah objek wisata Sibeabea menuju Pangururan. Di tengah perjalanan, petaka datang.

    Menurut keterangan awal sopir, komponen pengendali kemudi tiba-tiba patah. Setir tak berfungsi, bus oleng tak terkendali dan langsung terperosok ke jurang.

    Keajaiban, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun 26 penumpang mengalami luka-luka. Tiga di antaranya mengalami patah tulang dan 23 lainnya luka ringan. Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan.

    Masuk ke Dalam Bus Terbalik, Polisi dan Warga Buat Bidai dari Papan.

    Begitu laporan masuk, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H. langsung turun ke lokasi bersama Kasat Lantas dan jajaran. Tanpa menunggu lama, Polres Samosir berkoordinasi dengan Puskesmas dan RSUD untuk percepatan evakuasi.

    Evakuasi berlangsung dramatis. Personel Sat Lantas bersama warga harus masuk ke dalam badan bus yang sudah terbalik dan ringsek untuk mengeluarkan penumpang yang terjebak dan tidak bisa keluar sendiri.

    Perhatian khusus diberikan kepada tiga korban patah tulang. Sebelum diangkat, polisi dan warga membuat bidai darurat dari kayu dan papan untuk menopang bagian tubuh yang cedera agar tetap stabil dan tidak memperparah luka.

    “Personel Polres Samosir memasuki bus yang sudah terbalik untuk menyelamatkan penumpang yang terjepit dan yang tidak dapat keluar karena mengalami patah tulang. Sebelum dievakuasi, korban yang patah tulang terlebih dahulu dibantu menopang bagian tubuh yang cedera menggunakan kayu dan papan bersama masyarakat agar tetap stabil,” ujar Plt. Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang.

    Seluruh korban akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan ambulans RSUD dan kendaraan pendukung Polres Samosir.

    Kapolres Bagi Cokelat untuk Anak-Anak, Hilangkan Trauma

    Di tengah kesibukan evakuasi, ada pemandangan mengharukan. Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menyempatkan diri menyapa para korban, memberi semangat, dan menghibur warga sekitar yang syok menyaksikan kecelakaan.

    Bahkan, Kapolres membagikan cokelat kepada anak-anak di sekitar lokasi untuk mengurangi dampak trauma.

    “Kapolres yang berada di lokasi mengunjungi para korban, menyampaikan kata-kata semangat, termasuk kepada masyarakat sekitar untuk mengurangi dampak trauma, dan juga kepada anak-anak dengan cara berbagi cokelat,” jelas Gunawan.

    Usai evakuasi tuntas, Kapolres langsung melanjutkan kunjungan ke RSUD Hadrianus Sinaga untuk memastikan semua korban mendapat penanganan medis terbaik.

    Saat ini sopir dan kernet bus masih dimintai keterangan intensif di Unit Laka Sat Lantas Polres Samosir. Olah TKP juga telah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

    “Korban yang kondisinya sudah sehat sudah diantarkan ke tempat yang nyaman di Pangururan untuk beristirahat. Penanganan korban menjadi prioritas kami,” tutup Gunawan. (Uji)

    RELATED ARTICLES

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -
    Google search engine

    Most Popular

    Recent Comments